Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

5 Kebiasaan Harian yang Membuat HR Menjadi Lebih Strategis

  5 Kebiasaan Harian yang Membuat HR Menjadi Lebih Strategis Disusun ulang oleh: Setio Nugroho, SH., MM. HR Generalist | Praktisi HR Berpengalaman 26 Tahun Seringkali Selama bertahun-tahun, banyak orang masih memandang Human Resources (HR) sebagai divisi yang hanya mengurus administrasi, absensi, cuti, rekrutmen, hingga penggajian. Padahal, peran HR modern telah berkembang jauh lebih luas. HR saat ini dituntut menjadi mitra strategis bisnis (Strategic Business Partner) yang mampu membantu organisasi mencapai tujuan bisnis melalui pengelolaan sumber daya manusia. pada kesempatan kali ini menjelaskan bahwa menjadi HR yang strategis bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Sebaliknya, hal tersebut dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Kebiasaan tersebut membantu HR memahami kondisi bisnis, mengambil keputusan yang lebih tepat, membangun hubungan yang kuat dengan para pemimpin, serta mampu melihat pola permasalahan organisasi sebelum menjadi krisis....

HR Career Growth Path (Jenjang Karier di Bidang Human Resources)

  HR Career Growth Path (Jenjang Karier di Bidang Human Resources) Disusun oleh SETIO NUGROHO SH, MM.  sebagai bahan pembelajaran HR Pemula. Pendahuluan Human Resources (HR) bukan hanya berfungsi sebagai administrasi kepegawaian, tetapi telah berkembang menjadi mitra strategis organisasi. Seiring berkembangnya perusahaan, peran HR juga mengalami peningkatan mulai dari pekerjaan administratif hingga menjadi pengambil keputusan strategis di tingkat direksi. Gambar "HR Career Growth Path" menggambarkan tahapan karier seorang profesional HR dari level pemula hingga posisi tertinggi sebagai Chief Human Resources Officer (CHRO) . Memahami jalur karier ini penting bagi mahasiswa, praktisi HR, maupun pemilik UMKM yang ingin membangun fungsi SDM secara profesional. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini peserta mampu: Memahami jenjang karier HR secara keseluruhan. Mengetahui kompetensi pada setiap level HR. Menentukan pengembangan karier sesuai pengalaman. ...

Digital Minimalism untuk pemula.

  "Bukan semua teknologi itu buruk. Yang buruk adalah ketika kita kehilangan kendali atas cara kita menggunakannya." — Inti dari Digital Minimalism Pernah nggak sih kamu niatnya cuma buka Instagram 5 menit, eh tiba-tiba sudah satu jam? Atau mau balas chat sebentar, malah berakhir scrolling TikTok tanpa tujuan? Kalau iya, kamu nggak sendirian. Di zaman sekarang, perhatian kita adalah "produk" yang diperebutkan oleh berbagai aplikasi. Semakin lama kita berada di layar, semakin besar keuntungan yang mereka dapatkan. Melalui bukunya Digital Minimalism , Cal Newport mengajak kita untuk kembali menjadi "pemilik" waktu dan perhatian kita sendiri. Digital Minimalism bukan berarti anti teknologi. Justru sebaliknya, kita diajak menggunakan teknologi dengan lebih sadar dan sesuai kebutuhan. 1. Gunakan Teknologi dengan Tujuan Jangan download aplikasi hanya karena sedang viral. Sebelum memasang aplikasi baru, tanyakan: Apakah aplikasi ini benar-benar memban...

Cara Merekrut Karyawan untuk UMKM, Panduan Praktis agar Tidak Salah Pilih

  Cara Merekrut Karyawan untuk UMKM, Panduan Praktis agar Tidak Salah Pilih Banyak pelaku UMKM mengalami kesulitan saat merekrut karyawan. Kesalahan memilih orang bukan hanya menyebabkan pekerjaan menjadi lambat, tetapi juga menghabiskan waktu, biaya, dan energi. Oleh karena itu, proses rekrutmen perlu dilakukan secara sederhana namun tetap terstruktur. 1. Tentukan Kebutuhan Posisi Sebelum memasang lowongan, tentukan terlebih dahulu: Nama posisi yang dibutuhkan. Tugas dan tanggung jawab utama. Jam kerja. Lokasi kerja. Kisaran gaji. Kriteria wajib dan kriteria yang diinginkan. Contoh: Posisi: Admin Marketplace Tugas: Membalas chat pelanggan. Memproses pesanan. Mengelola stok produk. Membuat laporan harian. 2. Buat Deskripsi Pekerjaan yang Jelas Jangan membuat iklan lowongan yang terlalu umum. Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin sesuai pelamar yang akan datang. Minimal cantumkan: Profil perusahaan. Posisi yang dibuka. Tanggung jawab. Persyaratan. Benefit. Cara melamar. 3...