Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ILMU PERKANTORAN

5 Kebiasaan Harian yang Membuat HR Menjadi Lebih Strategis

  5 Kebiasaan Harian yang Membuat HR Menjadi Lebih Strategis Disusun ulang oleh: Setio Nugroho, SH., MM. HR Generalist | Praktisi HR Berpengalaman 26 Tahun Seringkali Selama bertahun-tahun, banyak orang masih memandang Human Resources (HR) sebagai divisi yang hanya mengurus administrasi, absensi, cuti, rekrutmen, hingga penggajian. Padahal, peran HR modern telah berkembang jauh lebih luas. HR saat ini dituntut menjadi mitra strategis bisnis (Strategic Business Partner) yang mampu membantu organisasi mencapai tujuan bisnis melalui pengelolaan sumber daya manusia. pada kesempatan kali ini menjelaskan bahwa menjadi HR yang strategis bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Sebaliknya, hal tersebut dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Kebiasaan tersebut membantu HR memahami kondisi bisnis, mengambil keputusan yang lebih tepat, membangun hubungan yang kuat dengan para pemimpin, serta mampu melihat pola permasalahan organisasi sebelum menjadi krisis....

HR Career Growth Path (Jenjang Karier di Bidang Human Resources)

  HR Career Growth Path (Jenjang Karier di Bidang Human Resources) Disusun oleh SETIO NUGROHO SH, MM.  sebagai bahan pembelajaran HR Pemula. Pendahuluan Human Resources (HR) bukan hanya berfungsi sebagai administrasi kepegawaian, tetapi telah berkembang menjadi mitra strategis organisasi. Seiring berkembangnya perusahaan, peran HR juga mengalami peningkatan mulai dari pekerjaan administratif hingga menjadi pengambil keputusan strategis di tingkat direksi. Gambar "HR Career Growth Path" menggambarkan tahapan karier seorang profesional HR dari level pemula hingga posisi tertinggi sebagai Chief Human Resources Officer (CHRO) . Memahami jalur karier ini penting bagi mahasiswa, praktisi HR, maupun pemilik UMKM yang ingin membangun fungsi SDM secara profesional. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini peserta mampu: Memahami jenjang karier HR secara keseluruhan. Mengetahui kompetensi pada setiap level HR. Menentukan pengembangan karier sesuai pengalaman. ...

Digital Minimalism untuk pemula.

  "Bukan semua teknologi itu buruk. Yang buruk adalah ketika kita kehilangan kendali atas cara kita menggunakannya." — Inti dari Digital Minimalism Pernah nggak sih kamu niatnya cuma buka Instagram 5 menit, eh tiba-tiba sudah satu jam? Atau mau balas chat sebentar, malah berakhir scrolling TikTok tanpa tujuan? Kalau iya, kamu nggak sendirian. Di zaman sekarang, perhatian kita adalah "produk" yang diperebutkan oleh berbagai aplikasi. Semakin lama kita berada di layar, semakin besar keuntungan yang mereka dapatkan. Melalui bukunya Digital Minimalism , Cal Newport mengajak kita untuk kembali menjadi "pemilik" waktu dan perhatian kita sendiri. Digital Minimalism bukan berarti anti teknologi. Justru sebaliknya, kita diajak menggunakan teknologi dengan lebih sadar dan sesuai kebutuhan. 1. Gunakan Teknologi dengan Tujuan Jangan download aplikasi hanya karena sedang viral. Sebelum memasang aplikasi baru, tanyakan: Apakah aplikasi ini benar-benar memban...

Panduan HRD untuk UMKM, Cara Mengelola Karyawan Secara Profesional.

  Panduan HRD untuk UMKM, Cara Mengelola Karyawan Secara Profesional. Oleh : Setio Nugroho (HR Generalist 26 Tahun). Mengelola karyawan bukan hanya tugas perusahaan besar. UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) juga membutuhkan sistem pengelolaan SDM yang baik agar bisnis bisa berkembang secara berkelanjutan. Sayangnya, banyak pelaku UMKM masih mengelola karyawan secara “seadanya”—tanpa sistem, tanpa SOP, dan sering kali berdasarkan perasaan. Akibatnya, muncul berbagai masalah seperti karyawan cepat resign, produktivitas rendah, hingga konflik internal. pada kesempatan kali ini izinken saya akan membahas panduan praktis bagi HRD atau pemilik UMKM untuk mengelola karyawan secara profesional, meskipun dengan sumber daya yang terbatas. 1. Mulai dari Rekrutmen yang Tepat Kesalahan paling awal dalam pengelolaan karyawan biasanya terjadi saat rekrutmen. Banyak UMKM merekrut karyawan secara cepat tanpa proses seleksi yang jelas, hanya karena “butuh segera”. Padahal, rekrutmen yang tepat ...